Dieffenbachia adalah Tanaman hias daun yang dalam bahasa Latin berarti benang bersinar. D2 Landscape sering menerima pesanan tanaman yang satu ini, karena Dieffenbachia merupakan tanaman hias yang popular dan biasa ditanam di pekarangan dan. Keindahannya berasal dari bentuk tajuk dan juga warna daunya yang hijau dengan semburan putih ditengahnya, sebab itu sering disebut “beras wutah”, karena seperti tumpahan beras di atas daun. Dieffenbachia juga dikenal mudah dalam perawatan dan perbanyakannya. Tanaman ini tahan dalam ruangan meskipun untuk jangka tertentu perlu diperlakukan pula di ruang terbuka. Warna daunnya cenderung gelap bila ditempatkan dalam ruang atau di bawah naungan, namun menjadi terang cerah di bawah sinar matahari. Perbanyakannya umum dilakukan dengan stek.
Getah daun dan batang Dieffenbachia BERBAHAYA karena dapat menyebabkan gatal-gatal maupun kejang pada bibir dan lidah serta kerongkongan bila mengenainya. Meskipun setelah beberapa waktu dapat pulih kembali, gejala ini dapat menyebabkan shok, bahkan kematian apabila kejang mengganggu saluran pernapasan. Anak-anak dan hewan peliharaan rentan akan bahaya ini. Menurut pengetahuan D2 landscape ada laporan yang menyatakan, hal ini pernah diterapkan untuk menghukum budak. Penyebabnya adalah banyaknya kristal kalsium oksalatat di dalam sitoplasma sel yang disebut rafida dan berbentuk jarum. Dalam melakukan pemangkasan atau pun perbanyakan dengan tanaman ini harus dilakukan dengan hati- hati, karena tanaman ini membahayakan tenggorokan dan mulut, sehingga setelah memotong tanaman ini harus segera mencuci tangan.
|
Klasifikasi |
|
| Kingdom | Plantae (Tumbuhan) |
| Subkingdom | Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) |
| Super Divisi | Spermatophyta (Menghasilkan biji) |
| Divisi | Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) |
| Kelas | Liliopsida (berkeping satu / monokotil) |
| Sub Kelas | Arecidae |
| Ordo | Arales |
| Famili | Araceae (suku talas-talasan) |
| Genus | Dieffenbachia |
| Spesies | Dieffenbachia sp. |
Nama Asing : Dumb cane (Inggris), Pisang tanah (Melayu)
Nama Indonesia : Daun Bahagia, Beras wutah
|
Deskripsi/Keterangan |
||
| Tinggi Pohon | tinggi ± 5 kaki | |
| Daun |
Tipe: Dieffenbachia oerstedii, daun berwarna hijau dengan tulang daun bagian tengah warna putih. Tipe: Dieffenbachia picta/maculata, daun oval warna daun hijau dengan bintik-bintik warna putih gading. |
|
PENYEBARAN
- Habitat aslinya adalah hutan hujan tropis,
- Mudah tumbuh pada Suhu hangat dan tingkat pencahayaan sinar matahari rendah
TIPS d2 landscape
mendiagnosa Dieffenbachia :
- Daun yang telah menguning. Disebabkan Daun sekitar tepi terlihat seperti terbakar, dan pertumbuhan daun baru terhambat, dapat menunjukkan over-pembuahan. Daun menguning dan kerdil, daun yang baru tumbuh kecil dan dapat menjadi gejala busuk akar, kekurangan gizi.
- Mencari titik kuning atau kekuningan-oranye kecil di daun diffenbachia untuk mendiagnosa bercak daun bakteri. Bintik-bintik kekuningan akan memiliki pusat-pusat tembus dan tumbuh sampai 1/2 inci di ukuran. Daun yang terinfeksi cenderung layu dan mati.
- Carilah daun berwarna kekuningan dengan penampilan yang berbintik (untuk mendiagnosis serangan tungau laba-laba). Tungau laba-laba juga dapat meninggalkan anyaman halus dekat axils daun.
PENGOBATAN
- Letakkan dieffenbachia pada campuran tanah pada pot dengan banyak lubang drainase di bawahnya, jika Anda mencurigai bahwa daun kuning karena busuk akar. Siram tanaman secara menyeluruh dengan jarak kira kira 1 inci pada pot yang berisi tanah dan jika disentuh terasa kering.
- jika Anda mencurigai bahwa daun menguning disebabkan oleh kekurangan gizi. Berilah Pupuk hanya sekali atau dua kali selama musim hujan.
- Jika pada saat pembuahan terjadi masalah. Tuangkan air ke dalam pot sampai mengalir dengan bebas dari dasar pot, tujuannya untuk mengeluarkan penumpukan garam dan pupuk yang ada didalam,. Pastikan tanaman dieffenbachia sudaah dipindahkan kedalam pot yang berisi campuran tanah, dan beri sela (jangan terlalu ditekan) tujuannya supaya tanah cepat kering dan untuk mencegah penumpukan garam dan pupuk-deposit. Lakukan prosedur ini minimal sekali setiap bulan.
- Kontrol apakah ada sarang laba-laba pada tanaman anda. Jika iya basmi dengan menerapkan produk paling beracun, yakni insektisida yang dibuat untuk tanaman hias.


